Minggu, 30 September 2012

TUGAS SEKOLAH

MEDIA INSTALASI
Ada beberapa cara untuk menginstall sistem operasi diantaranya menggunakan media CD/DVD atau menggunakan Flashdisk. Kali ini kami akan mengulas bagiamana cara menginstall sistem operasi Windows 7 menggunakan media USB Flashdisk. Cara ini sah dan legal kok, sobat dapat mendownload software Windows 7 USB/DVD Download tool melalui situs microsoft. Software ini merupakan software yang dapat digunakan membakar dan menggenerate file ISO Windows 7 ke dalam kepingan DVD atau flashdisk.
Jika master Windows 8 telah diperoleh, jalankan Windows 7 USB/DVD Download tool. Kemudian cari tempat di mana Master ISO Windows 7disimpan, dilanjutkan dengan mengeklik tombol next.

Selanjutnya sobat akan diminta memilih untuk mencopy pada USB Flashdisk atau membakar di DVD. Silahkan pilih USB device.

Langkah selanjutnya sobat diminta untuk memilih drive atau tempat dimana USB flashdisk berada. Jika USB Flashdisk tidak terdeteksi, klik saja tombol refresh kemudian pilih tempat USB Flashdisk berada. Jika telah selesai dilakukan, klik tombol Begin copying.

Jika muncul peringatan yang meminta untuk memformat flashdisk silahkan pilih Erase USB device. Namun, sebelum melakukkanya sobat harus membackup data penting yang ada di dalam USB Flashdisk tersebut.

Selanjutnya proses akan segera mulai. Silahkan tunggu hingga proses pengcopyan master ISO Windows 7 telah selesai. Sobat dapat menekan tombol minimize kemudian mengerjakan hal lain sambil menunggu prosesnya selesai.

Jika semua proses telah selesai maka akan ada pemberitahuan Bootable USB device created successfully seperti dibawah ini.

Restart komputer. Silahkan masuk setup Bios kemudian ubah priority boot pertama menjadi flashdisk atau Removable dan priority boot kedua menjadi Harddisk. Selanjutnya Simpan. Tekan sembarang tombol untuk memulai proses install Windows 7 dan ikuti semua langkah yang ada. Nah, itu tadi cara install Windows 7 menggunakan media flashdisk. Selamat mencoba!

 
JENIS JENIS FILE SYSTEM
File System adalah suatu cara atau metode dalam melakukan penyimpanan dan mengolah file dan data di dalamnya agar dapat mudah dicari dan diakses.

Berikut ini adalah beberapa jenis-jenis Disk file system yang sudah ada:

FAT 16 adalah sebuah tipe file system yang dikenalkan kepada public pada jaman MSDOS. FAT 16 menggunakan cluster address 16 bit, hal ini yang mampu memberikan kemungkinan besar dari sebuah partisi mencapai ukuran hingga 2 GigaByte. Fat 16 menggunakan metode 8.3 (8.3 maksudnya adalah 8 nama file dan tiga extention) untuk melakukan suatu penamaan dari suatu file.

FAT 32 adalah sebuah tipe file sistem pengembangan dari file sistem FAT 16, diperkenalkan ke masyarakat luas ketika era windows 98. FAT32 menggunakan cluster address 32 bit yang memungkinkan untuk membuat partisi hingga 124 GigaByte, akan tetapi bila kita melakukan format langsung dari windows, maka hanya terbatas hingga 32 GigaByte. Besar maximal file adalah 4 GigaByte (belum tentu cukup untuk kita menyimpan image dalam sebuah DVD).

NTFS adalah file system yang digunakan pada windows berbasis NT (NT, 2000, XP, 2003, Vista). Pada file system ini besar partisi max 256 Terra Byte sedangkan besar datanya 16 Terra Byte. NTFS support terhadap metadata, yaitu database yang berisi informasi suatu file. Selain itu juga NTFS juga memiliki fasilitas seperti :
  • quota = Pembatasan besar data untuk setiap user
  • enkripsi = Fasilitas proteksi data dengan cara mengacak bit dalam suatu file sehingga tidak bisa terbaca oleh user yang tidak berhak
  • kompresi = Fasilitas pemampatan data sehingga space akan lebih lapang

*Ingat :
Apabila anda menggunakan sistem operasi yang menggunakan partisi FAT maka file system NTFS tidak bisa di baca. Pada Linux file system bisa dibaca apabila fasilitas dari kernel diaktifkan, tetapi untuk menulis harus menggunakan program tambahan seperti ntfs-3g. Disarankan apabila menggunakan windows terbaru anda menggunakan NTFS sebagai file system nya.

Ext2 (2rd Extented) adalah file system yang ampuh di linux. EXT2 juga merupakan salah satu file system yang paling ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada EXT2 file system, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file sistem, besar blok tersebut ditentukan pada saat file sistem dibuat dengan perintah mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ini berarti kita membuang setengah blok per file. EXT2 mendefinisikan topologi file system dengan memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam EXT2 file system terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.

Ext 3 (3rd Extended) adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan. Misalkan sebuah kasus seperti berikut :
Setelah kegagalan sumber daya (unclean shutdown) atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses. Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data setelah kegagalan sistem. EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang. Waktu yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi (unclean shutdown) tidak tergantung dari ukuran file sistem atau banyaknya file, tetapi tergantung dari besarnya jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Besar jurnal default memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih, tergantung kecepatan hardware.
Dari kasus diatas bias kita simpulkan bahwa keuntungan ext3, diantaranya:
  • Integritas data. EXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau "unclean shutdown". EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
  • Kecepatan. Daripada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.
  • Mudah dilakukan migrasi. Kita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.
Ext 4 (4rd Extended) dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28 jadi apabila distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di atas nya otomatis system anda sudah support ext4 (dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi 1.41.5 atau lebih. Apabila anda masih menggunakan fs ext3 dapat mengkonversi ke ext4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit. Keuntungan yang bisa didapat dengan mengupgrade filesystem ke ext4 dibanding ext3 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya, Fast fsck, Journal checksumming, Defragmentation support.

Swap adalah File System yang tidak digunakan sebagai tempat penyimpanan data, tetapi sebagai virtual memory, yaitu sebagai pembantu kinerja dari si memory. Virtual memory ini juga digunakan pada windows dengan nama page file, tetapi kalau swap ditaruh pada partisi yang berbeda dengan system dan diberi tempat tersendiri, pada page file dia berada pada partisi yang sama dengan system atau data.

 
LANGKAH LANGKAH INSTALASI WINDOWS 7
Bagi yang belum pernah menginstall windows 7 ke komputer atau laptop. berikut cara menginstall windows 7 lengkap dengan gambar gambarnya. Langkah2 ini baik dengan menggunakan media DVD ataupun media lain seperti memakai flashdisk adalah sama, baik itu untuk versi 32bit maupun versi 64bit.Yuk kita mulai!.
Masukkan DVD windows 7 atau colokkan flashdisk windows 7 kita, dan kemudian booting lah memakai media yang telah kita pilih, lalu proses loading file akan dimulai.


Pilih bahasa Anda, waktu & format mata uang, keyboard atau metode input dan klik Next.

Klik Install now

Conteng I accept the license terms dan klik Next.

Klik Upgrade jika Anda sudah mempunyai versi Windows sebelumnya atau Custom (advanced) jika anda tidak memiliki versi Windows sebelumnya atau ingin menginstal salinan baru Windows 7.

(Lewati langkah ini jika Anda memilih Upgrade dan hanya memiliki satu partisi) Pilih drive mana Anda ingin menginstal Windows 7 dan klik Next. Jika Anda ingin membuat partisi, klik opsi Drive options (advanced), buatlah partisi dan kemudian klik Next.

Sekarang akan dimulai menginstal Windows 7. Langkah pertama, (yaitu Windows mulai menyalin file) sudah dilakukan ketika anda booting DVD/fd Windows 7 sehingga akan selesai seketika.

Setelah menyelesaikan langkah pertama, ia akan memperluas (decompress) file yang telah disalin.


Langkah ketiga dan keempat juga akan diselesaikan langsung seperti langkah pertama.


Setelah itu secara otomatis akan restart setelah 15 detik dan melanjutkan setup. Anda juga dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.



Setelah restart untuk pertama kalinya, proses setup akan dilanjutkan. Ini adalah langkah terakhir sehingga akan mengambil waktu yang agak lamadaripada langkah sebelumnya.

Sekarang akan otomatis restart lagi dan melanjutkan setup. Anda dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.




Ketik nama pengguna yang Anda inginkan dalam kotak-teks dan klik Next. Nama komputer akan otomatis terisi.

Jika Anda ingin mengatur sandi, ketik di kotak teks dan klik Next.

Ketik kunci produk Anda dalam kotak-teks dan klik Next. Anda juga dapat melewatkan langkah ini dan cukup klik Next jika Anda ingin mengetik kunci produk nanti. Windows akan berjalan hanya selama 30 hari jika Anda melakukan ini.

Pilih opsi yang Anda inginkan untuk Windows Update.

Pilih zona waktu dan klik Next.

Jika anda terhubung ke jaringan apapun, ia akan meminta Anda untuk menetapkan lokasi jaringan.






Nah selesai sudah proses penginstallan windows7 baik dengan menggunakan flashdisk maupun DVD.

 
SPESIFIKASI KOMPUTER UNTUK JARINGAN

 
Spesifikasi Komputer Server
Komputer Server asli artinya Komputer yang memang dirancang sebagai komputer server bukan computer rumahan, memang lebih bagus jika kita bandingkan dengan Komputer rumahan yang kita jadikan sebagai Server. Namun untuk server sederhana, minimal spesifikasinya harus menggunakan prosesor minimal 2GH, Memori/RAM Minimal 8 GB, Hard Disk minimal 200Gb atau sesuaikan saja dengan banyaknya data yang akan kita simpan. Bukan Cuma itu sebuah server juga harus menggunakan VGA dengan kapasitas yang cukup tinggi, paling tidak Anda menggunakan 1 GB untuk VGAnya dan kecepatan jaringan paling tidak 2×100 Mbps. Namun yang terpenting adalah sebuah modem.
 
Spesifikasi Komputer Server Warnet
Jika Anda membuat warnet, Anda harus menyediakan Komputer Server billing dan komputer client. Ok di bawah ini saya sediakan Spec Komputer Server warnet sekaligus Spec Komputer Client baik yang menggunakan Game Onlinemaupun Non Game Online:
Spec Komputer Server Warnet:
  • Processor Intel Dual Core 2.6 Ghz
  • Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
  • RAM DDR2 V-gen 2 Gb
  • HD 80 Gb Seagate/Samsung SATA
  • Casing ATX 450w + 2 FAN CPU
  • LCD LG/Samsung Wide Screen 17"
  • DVD-RW Samsung
  • Keyboard
  • Mouse
Spec Komputer Client Game Online:
  • Processor Dual Core 2.5 Ghz
  • Mainboard ASUS/Gigabyte
  • RAM DDR2 V-gen 2 Gb PC 5300
  • HD 160 Gb Seagate SATA
  • Casing ATX 450w + 2 FAN CPU
  • LCD Monitor LG/Samsung Wide Screen 17"
  • VGA PCI-Express Digital Alliance 9500GT Super 1Gb DDR2 256Bit
  • Keyboard
  • Mouse
Spec Komputer Client Non Game Online:
  • Processor Intel P4
  • Mainboard ASUS/Gigabyte
  • RAM DDR2 V-gen 1 Gb
  • HD 160 Gb Seagate/Samsung SATA/IDE
  • Casing ATX E-Case
  • LCD Monitor LG Wide Screen 17"
  • Keyboard
  • Mouse
Selain Komputer server dan Komputer Client, Anda juga harus menyediakan jaringan telepon untuk Koneksi Internet Speedy, Daya Listrik min 2200 watt untuk 8 sampai 10 komputer, modem,Switch, Router, Hub, Kabel UTP, Konektor RJ45 dan perangkat tambahan lainnya.
Jenis – Jenis Komputer Server
Komputer server terbagi menjadi 2 jenis dengan tugas yang berbeda pula, diantaranya Server Billing dengan tugas untuk mencatat waktu serta biaya dan serta server networking. Akan tetapi jika Anda menggunakan kapasitas / Spesifikasi server yang besar, dua tugas utama server tersebut bisa bisa anda gabungkan menjadi satu server.
Jika anda ingin merancang komputer server ini, Anda cukup menyediakan Prosesor Intel Dual Core 2Gb, RAM DDR2 V-gen 2Gb, Hard Disk minimal 160 Gb, dan mainboard ASUS P5, dengan spesifikasi tersebut Anda sudah bisa membuat komputer server billing yang cukup mumpuni.
Sedangkan untuk komputer server networking ada cukup menyediakan spesifikasi Komputer dengan processor Intel Dual Core, mainboard ASUS P5, RAM DDR2 2 Gb, Hard Disk cukup 40 Gb saja, terakhir agar  server networking yang anda buat mampu melayani banyak titik dan bekerja secara simultan, Anda harus memakai OS Linux Server.
Saya rasa cukup untuk artikel Spesifikasi Komputer Server ini dan yang ingin memulai usaha warnet bisa mengikutiSpesifikasi Komputer Server dan komputer client yang ada diatas, dijamin warnet Anda bisa menjadi warnet favorite dan berkualitas..:D semoga artikel Spesifikasi Komputer Server ini berguna dan bermanfaat. Terima Kasih.

Ditulis Oleh : Nurhidayat Pamere // 21.08
Kategori:

1 komentar:

About Me

Foto Saya
Nurhidayat Pamere
Lihat profil lengkapku
 
PAMERE. Diberdayakan oleh Blogger.