Sabtu, 22 September 2012

SEJARAH PALANG MERAH REMAJA

    Terbentuknya Palang Merah Remaja dilatar belakangi oleh terjadinya Perang Dunia I (1914 – 1918) pada waktu itu Austria sedang mengalami peperangan. Karena Palang Merah Austria kekurangan tenaga untuk memberikan bantuan, akhirnya mengerahkan anak-anak sekolah supaya turut membantu sesuai dengan kemampuannya. Mereka diberikan tugas – tugas ringan seperti mengumpulkan pakaian-pakaian bekas dan majalah-majalah serta Koran bekas. Anak-anak tersebut terhimpun dalam suatu badan yang disebut Palang Merah Pemuda (PMP) kemudian menjadi Palang Merah Remaja (PMR).

    Pada tahun 1919 di dalam sidang Liga Perhimpunan Palang Merah Internasional diputuskan bahwa gerakan Palang Merah Remaja menjadi satu bagian dari perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Kemudian usaha tersebut diikuti oleh negara-negara lain. Dan pada tahun 1960, dari 145 Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sebagian besar sudah memiliki Palang Merah Remaja.

    Di Indonesia pada Kongres PMI ke-IV tepatnya bulan Januari 1950 di Jakarta, PMI membentuk Palang Merah Remaja yang dipimpin oleh Ny. Siti Dasimah dan Paramita Abdurrahman. Pada tanggal 1 Maret 1950 berdirilah Palang Merah Remaja secara resmi di Indonesia.


 

Tujuan PMR adalah :


 

  • Mendidik melatih remaja menjadi insan yang berguna.
  • Membantu melaksanakan tugas kepalangmerahan.
  • Menumbuhkan rasa kemanusiaan dan kesadaran untuk saling tolong menolong.
  • Diharapkan kelak menjadi anggota PMI yang baik.

Tingkatan PMR

    Di Indonesia dikenal ada 3 tingkatan PMR sesuai dengan jenjang pendidikan atau usianya

  1. PMR Mula adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Dasar
    (10-12 tahun). Warna emblem/syal Hijau.
  2. PMR Madya adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Pertama
    (12-15 tahun). Warna emblem/syal Biru Langit.
  3. PMR Wira adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Atas (15-17 tahun). Warna emblem/syal Kuning.

Syarat - Syarat Menjadi Anggota PMR :

  • WNI
  • Berusia antara 10 – 17
  • tahun dan belum menikah ataua siswa SD – SMA / MA
  • Dapat membaca dan menulis
  • Kemauan sendiri
  • Mendapat persetujuan dari orang tua atau wali
  • Bersedia mengikuti Diklat
  • bersedia melaksanakan tugas – tugas kepalangmerahan secara sukarela.


     

Keanggotaan Berakhir Jika :

  • Meninggal
  • Minta berhenti
  • Diberhentikan secara tidak terhormat
  • Tidak memenuhi syarat jika ditinjau dari umur

Ditulis Oleh : Nurhidayat Pamere // 06.35
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

About Me

Foto Saya
Nurhidayat Pamere
Lihat profil lengkapku
 
PAMERE. Diberdayakan oleh Blogger.