Sabtu, 22 September 2012

SEJARAH FLORENCE NIGHTINGALE

Florence Nightingale (lahir di Florence, Italia ,12 Mei 1820 – meninggal di London,13 Agustus 1910 pada umur 90 tahun) adalah seorang perawat yang amat terkenal. Florence tumbuh besar di Inggris. Ia sengaja meninggalkan kehidupan mewah keluarganya untuk menjadi seorang perawat karena Ia ingin menolong banyak orang.
Dan ia dikenal dengan nama "perempuan dengan lampu/perempuan pembawa lentera" (bahasa Inggris The Lady With The Lamp).

Perawat pada masa itu dianggap pekerjaan hina karena:

  • Perawat disamakan dengan wanita tuna susila atau "buntut" (keluarga tentara yang miskin) yang mengikuti kemana tentara pergi.
  • Profesi perawat banyak berhadapan langsung dengan tubuh dalam keadaan terbuka, sehingga dianggap profesi ini bukan profesi sopan wanita baik-baik dan banyak pasien memperlakukan wanita tidak berpendidikan yang berada dirumah sakit dengan tidak senonoh § Perawat di Inggris pada masa itu lebih banyak laki-laki daripada perempuan karena alasan-alasan tersebut di atas.
  • Perawat masa itu lebih sering berfungsi sebagai tukang masak.


 

    Di kalangan para prajurit, Florence terkenal dengan sebutan "perempuan dengan lampu". Sebab, Florence bersedia pergi ke medan pertempuran pada malam hari bersama para dokter. Dengan lampu di tangannya, ia membalik tubuh-tubuh yang bergelimpangan, memeriksa, kemudian membawa siapa saja yang masih hidup tanpa membedakan teman atau musuh. dan pada malam hari, jika tidak sedang beristirahat atau menulis, ia akan berkeliling barak perawatan sambil membawa lampu demi memeriksa kondisi para pasiennya.

Beberapa penghargaan yang pernah diperolehnya:

  • Pada tahun 1883 Florence di anugrahkan medali Palang Merah Kerajaan (The Royal Red Cross) oleh Ratu Victoria.
  • Pada tahun 1907 pada umurnya yang ke 87 tahun Raja Inggris, dihadapan beratus-ratus undangan menganugrahkan Florence Nightingale dengan bintang jasa The Order Of Merit dan Florence Nightingale menjadi wanita pertama yang menerima bintang tanda jasa ini.
  • Pada 1908 ia dianugrahkan Honorary Freedom of the City dari kota London. Cinta kasih dan pengabdian tulus Florence mengilhami Henri Dunant untuk mendirikan Palang Merah.

Ditulis Oleh : Nurhidayat Pamere // 06.30
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

About Me

Foto Saya
Nurhidayat Pamere
Lihat profil lengkapku
 
PAMERE. Diberdayakan oleh Blogger.