Kamis, 14 Juni 2012

PENYAKIT KONDILOMA AKUMINATA ITU APA SIH?


PENGENALAN
 

Kondiloma Akuminata adalah kutil yang berlokasi di area genital (uretra, genital dan rektum). Kondiloma merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. Masa inkubasi dapat terjadi sampai beberapa bulan tanpa tanda dan gejala penyakit.

Kondiloma merupakan kutil genitalis yang disebabkan oleh human papiloma virus tipe tertentu, bertangkai, dan permukaannya berjonjot. Tipe HPV tertentu mempunyai potensi onkogenik yang tinggi, yaitu tipe 16 dan 18. tipe ini merupakan jenis virus yang paling sering dijumpai pada kanker serviks. Sedangkan tipe 6 dan 11 lebih sering dijumpai pada kondiloma akuminatum dan neoplasia intraepitelial serviks derajat ringan.

Kutil genitalis sering menyebabkan kecemasan karena alasan tidak enak dilihat, bisa mengakibatkan infeksi bakteri  dan dapat dijadikan sebagai petunjuk adanya gangguan sistem kekebalan tubuh.

Kutil-kutil genital sangat bervariasi bentuknya. Kadang-kadang mereka tidak menonjol sama sekali, melainkan tampak seperti benjolan-benjolan kecil atau bercak-bercak yang keras dan datar. Atau kadang-kadang mereka adalah kutil-kutil yang menonjol, padat berisi, berwarna merah jambu atau keputih-putihan dan berkembang dengan sangat cepat. Jika dibiarkan kutil-kutil itu mengembang seperti kembang kol atau terdapat begitu banyak kutil yang saling berdekatan sehingga mirip sebuah karpet atau mosaik yang terbuat dari kutil.

Pada seorang pria yang terjangkit, bisa saja keberadaan kutil tersebut tidak begitu terlihat. Kutil pada pria biasanya muncul di atas atau di sekitar kepala penis atau (pada pria yang tidak disunat) di bawah kulit luar. Kutil-kutil tersebut juga dapat muncul di atas batang penis, di atas skrotum, di dalam uretra (yang sering membuat keluarnya kencing menjadi menyakitkan) atau di sekitar anus. Pada wanita, kutil-kutil ini biasanya muncul di atas bibir-bibir vagina, di dalam vagina, di sekitar anus atau di atas serviks. Kadangkala kutil-kutil itu bahkan mungkin muncul di dalam mulut seseorang yang telah melakukan seks oral dengan pasangannya yang terinfeksi.

Suatu hal yang perlu diingat, infeksi HPV ini sangat mudah menular. Meskipun jika Anda tidak mendapatkan tanda-tanda infeksi yang dapat dilihat mata, bisa saja Anda secara tidak sengaja menularkan virus ini ke pasangan Anda. Itulah sebabnya, jika Anda didiagnosis terjangkit penyakit ini, Anda harus mengajak pasangan Anda ke klinik untuk mendapatkan pengobatan juga, atau paling tidak  memberitahu pasangan Anda bahwa Anda terinfeksi. Karena periode inkubasi mungkin berbeda, mulai dari beberapa minggu hingga beberapa tahun, mungkin kadang-kadang sulit untuk mengetahui pasangan seksual yang mana yang terjangkit  infeksi HPV ini.

Itulah sebabnya mengapa wanita yang aktif secara seksual (idealnya semua wanita yang pernah melakukan hubungan seks) harus melakukan Pap test secara teratur untuk memonitor kesehatan sel serviksnya. Namun, satu hal yang harus diingat: Karena Pap test hanya mendeteksi pertumbuhan sel yang abnormal, bukan infeksi HPV itu sendiri. Beberapa dokter menyarankan untuk melakukan satu tes tambahan lainnya pada saat Anda melakukan Pap test.


Virapap test (tes virus pada vagina), merupakan tes pemeriksaan yang lebih akurat, karena ia dapat mendeteksi lima kecenderungan HPV yang sangat erat kaitannya dengan kanker serviks. Jika Anda aktif secara seksual atau mempunyai alasan untuk merasa khawatir mengenai kutil-kutil genital ini, mintalah kepada dokter Anda untuk melakukan tes ini dalam diri Anda.
TANDA DAN GEJALA

Gejala awal
• Benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin.
• Gatal atau sakit di sekitar alat kelamin.
• Bengkak atau merah di sekitar alat kelamin.
• Rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil.
• Buang air kecil lebih sering dari biasanya.
• Demam, lemah, kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh.
• Kehilangan berat badan, diare dan keringat malam hari.
• Pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dan lain-lain.
• PMS kadang tidak memiliki gejala.
• Keluar cairan/keputihan yang tidak normal dari vagina atau penis. Pada wanita, terjadi peningkatan keputihan. Warnanya bisa menjadi lebih putih, kekuningan, kehijauan, atau kemerah mudaan. Keputihan bisa memiliki bau yang tidak sedap dan berlendir.
• Pada pria, rasa panas seperti terbakar atau sakit selama atau setelah kencing, biasanya disebabkan oleh PMS. Pada wanita, beberapa gejala dapat disebabkan oleh PMS tapi juga disebabkan oleh infeksi kandung kencing yang tidak ditularkan melalui hubungan seksual.
• Luka terbuka dan atau luka basah disekitar alat kelamin atau mulut. Luka tersebut dapat terasa sakit atau tidak.
• Tonjolan kecil-kecil (papules) disekitar alat kelarnin .
• Kemerahan di sekitar alat kelamin.
• Pada pria, rasa sakit atau kemerahan terjadi pada kantung zakar.
• Rasa sakit diperut bagian bawah yang muncul dan hilang, dan tidak berhubungan dengan menstruasi.
Pada pria tempat yang sering terkena adalah glans penis, sulkus koronarius, frenulum dan batang penis, sedang pada wanita adalah fourchette posterior, vestibulum.
 

Pengobatan dasar kutil-kutil genital adalah menghancurkan kutil-kutil ini serta jaringan yang terinfeksi sampai ke akar-akarnya. Kutil-kutil kecil dapat dihilangkan dengan membekukannya dengan nitrogen cair atau gas oksida nitrogen (kritoterapi), membakarnya (electrocauter), atau menguapkannya dengan laser. Namun sayangnya, meskipun jaringan-jaringan di sekelilingnya telah dihilangkan, seringkali pada kurang lebih 20% dari kasus-kasus yang ada kutil-kutil tersebut kembali lagi karena virus HPV telah melakukan penetrasi sehingga terlihat seperti kulit yang normal dan sehat. Itulah salah satu sifat khas kutil-kutil genital. Virus-virus ini sering datang-pergi.

Pada tingkat ringan, penggunaaan salep yang dioleskan ke kulis dapat menghilangkan kutil-kutil tersebut.
Obat-obatan yang paling sering digunakan adalah larutan yang mengandung podofilin, suatu zat beracun yang diperas dari batang-batang rhizome dari sebuah tanaman yang tumbuh di Himalaya. Larutan yang diperoleh dari perasan itu dioleskan pada kutil-kutil tersebut sekali atau dua kali dalam seminggu selama kurang lebih satu bulan atau sampai kutil-kutil itu benar-benar lenyap.

Namun podofilin adalah bahan yang sangat keras, dan hanya dapat dioleskan oleh seorang dokter. Obat tersebut juga tidak disarankan bagi wanita hamil karena obat ini dapat terserap ke dalam tubuh dan merusak janin. Obat ini juga tidak terlalu berhasil.

Dalam suatu penelitian, ia hanya dapat memusnahkan kutil-kutil sebesar 40% dari kasus-kasus yang ada. Obat lainnya, larutan-larutan yang tidak begitu keras (seperti asam trikloroasetik) dapat dituliskan dalam resep untuk pemakaian di rumah. Untuk infeksi-infeksi yang sangat membandel, satu pengobatan yang relatif baru adalah interferon (zat alami yang dapat membunuh virus-virus tertentu seperti HPV) yang diberikan baik dengan cara ditelan atau lewat injeksi.
PENCEGAHAN
 
Ada beberapa hal yang perlu diingat untuk melindungi diri dari infeksi kutil-kutil genital. Beberapa peneliti mengatakan tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa menggunakan kondom dapat berguna melindungi diri terhadap penularan kutil-kutil genital ini. Namun beberapa peneliti lainnya mengatakan, kondom memang memberikan suatu perlindungan, walaupun hal ini mungkin tidak sempurna. Namun yang paling efektif dari semua itu adalah menjauhkan diri dari hubungan seks di luar pernikahan.

Jika Anda mendapati kutil atau bisul atau segala bentuk luka di atas atau di sekitar genital Anda, jangan ragu-ragu untuk memeriksakannya ke dokter. Bila Anda terinfeksi, khususnya HPV, semakin awal memeriksakan diri dan mendapatkan perawatan, semakin besar peluang untuk menyembuhkannya.

Ditulis Oleh : Nurhidayat Pamere // 09.34
Kategori:

0 komentar:

Poskan Komentar

About Me

Foto Saya
Nurhidayat Pamere
Lihat profil lengkapku
 
PAMERE. Diberdayakan oleh Blogger.