Sabtu, 22 September 2012

ADAT TRIBHAKTI DAN PRINSIP

ADAT PMR :

  1. Panggilan untuk laki-laki adalah MAS & panggilan untuk perempuan adalah MBA.
  2. Makanan khas PMR adalah bubur kacang ijo yang berguna untuk memperlancar peredaran darah.
  3. Minuman khas PMR adalah susu yang berguna untuk menambah energy.
  4. Do'a PMR menggunakan 3 jari yang diletakan diatas bahu sebelah kiri.


 

  • Jari telunjuk melambangkan Pancasila.
  • Jari tengah melambangkan Tribakti dan Prinsip.
  • Jari manis melambangkan Sumbangsih.


     

    SUMBANGSIH :

    S    : Siaga siap sedia dalam memberikan pertolongan.

    U    : Usaha transfusi darah.

    M    : Mendidik,membangun,melatih tenaga kerja korps         sukarela.

    BANG    : Ikut membangun masyarakat desa.

    SIH    : Turut menyebarluaaskan rasa kasih sayang kepada

    seluruh umat manusia.

  1. Siamo Tuti Prately artinya kita semua bersaudara apabila bertemu dengan senior atau anggota lainnya.


 

TRIBAKTI PMR :

  1. Meningkatkan keterampilan hidup sehat.
  2. Berkarya dan berbakti dimasyarakat.
  3. Mempererat persahabatan nasional dan internasional.


     

PRINSIP PRINSIP PALANG MERAH :


 

  1. Kemanusiaan    (Humanity)
  2. Kesamaan    (Impertimity)
  3. Kenetralan    (Inetrality)
  4. Kemandirian    (Independent)
  5. Kesukarelaan    (Voluntary)
  6. Kesatuan    (Unity)
  7. Kesemestaan    (Universal)


 

SEJARAH PALANG MERAH INTERNASIONAL

    Sejarah lahirnya palang merah diawali dengan adanya peperangan pada tanggal 24 juni 1859 di solferino itali utara, pasukan Prancis dan Itali sedang bertempur melawan pasukan Austria.

    Pada saat itu Hendry Dunant tiba disana dengan harapan dapat bertemu dengan kaisar Prancis (Napoleon III). Henry Dunant secara kebetulan menyaksikan pertempuran itu. Saat itu dinas medis militer kewalahan dalam menangani korban perang yang mencapai 40.000 orang.

    Tergetar oleh penderitaan tentara yang terluka Henry Dunant bekerjasama dengan penduduk setempat segera bertindak mengkoordinasikan bantuan untuk mereka.setelah kembali ke swiss, Henry Dunant menggambarkan pengalaman itu ke dalam sebuah buku yang berjudul : UN SOUVENIR DE SOLFERINIO/ A MEMORI OF SOLFERINO yang artinya kenang-kenangan dari solferino tahun 1862.Dalam bukunya Henry Dunant mengajukan 2 gagasan, yaitu :1. membentuk organisasi sukarelawan, yang akan disiapkan dimasa damai untuk menolong para prajurit yang terluka di medan perang. 2. mengadakan perjanjian internasional guna melindungi prajurit yang cidera di medan perang ,serta sukarelawan dari organisasi tersebut pada waktu memberikan perawatan.


 

    Pada bulan februari 1863 membentuk komite 5 internasional dengan tokohnya sebagai berikut :


 

  1. Jean Henry Dunant.
  2. Jenderal henry dufour.
  3. Dr.Louis Appia.
  4. Gustave moynier (Ahli hukum).
  5. Dr.
    Theodore Mounoir (Ahli hukum).


     

    Kemudian diganti menjadi ICRC (International Comite Of The Red Cross) atau KIPM (Komite Internasional Palang Merah) pada tanggal 05 Mei 1919 lahir LPNPM (Liga Perhimpunan Nasional Palang Merah) atau LRCS (Liga Red Cross Society) dan PNPM (Perhimpunan Nasional Palang Merah).


 

PEMBENTUKAN PALANG MERAH

    Pada tanggal 8 Mei 1868 Komite Lima Internasional membentuk Palang Merah, pada tanggal 8 Mei 1858 terjadi konferensi Jenewa yang terdiri atas :

  1. Konferensi Jenewa I pada tanggal 22 Agustus 1864 dihadiri oleh 12 negara yang isinya :
  • Mengobati orang yang sakit dan luka dimedan perang.
  • Meresmikan lambang palang merah.
  • Perlindungan pada tanda palang merah, ambulance, rumah sakit dan petugas palang merah.
  1. Konferensi Jenewa II pada tanggal 8 Juli 1906 dihadiri oleh 47 negara yang isinya :
  • Memperbaiki nasib prajurit yang terluka dimedan perang dan dilautan (kapalnya karam).
  1. Konferensi Jenewa III pada tanggal 27 Juli 1929 dihadiri oleh 47 negara yang isinya :
  • Perlindungan atau perlakuan baik terhadap tawanan perang.
  1. Konferensi Jenewa IV pada tanggal 12 Agustus 1949 dihadiri oleh 18 negara yang isinya :
  • Perlindungan terhadap orang-orang sipil diwaktu perang.


 

    Palang merah adalah suatu perhimpunan nasional yang anggotanya memberikan pertolongan secara sukarela berdasarkan atas perikemanusiaan kepada mereka yang membutuhkan dengan tidak membeda-bedakan agama, suku, golongan, politik, bangsa dan Negara.

Latar belakang diadakannya lambang palang merah :

  1. Menghormati pemerintah Negara Swiss.
  2. Pelopor pendiri palang merah adalah warga Swiss.
  3. Agar palang merah benar-benar netral karena Swiss adalah Negara netral.

ORGANISASI PALANG MERAH INTERNASIONAL

1. ICRC (Internasional Comite Of The Red Cross)

    Adalah lembaga yang berdiri pada tahun 1863 dan keanggotaannya dibatasi untuk warga Negara swiss saja, dimaksudkan tugas ICRC benar-benar netral.

Tugas pokok ICRC adalah sebagai berikut :

  • Memelihara prinsip palang merah.
  • Melaksanakan tugas konferensi jenawa.
  • Mengesahkan perhimpunan palang merah.
  • Menyelesaikan persengketaan.

2. Liga Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah

    Liga didirikan pada tanggal 5 Mei 1919 dibentuk oleh ICRC , liga perhimpunan palang merah dan bulan sabit merah yang menangani masalah kesehatan dan mengurangi penderitaan manusia. Berdirinya liga diprakarsai oleh bankis Amerika yang bernama Mr. Hendry D Davidson.

    Tujuan liga adalah untuk menciptakan, mendorong, mengusahakan, menyebarluaskan kegiatan kemanusiaan oleh Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Nasional.

    Motto liga adalah "INTER ARMA CARITAS" dan "PERHUMANITATEM OF ADPACEM" (Perdamaian melalui persamaan).

 

3. Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah

    Ketiga organisasi tersebut bertemu empat tahun sekali dalam suatu konferensi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang juga dihadiri oleh delegasi pemerintah yang berkaitan dengan konferensi jenawa.

    Pada tahun 1963 prinsip palang merah dasar sebuah kegiatan palang merah internasional, ketujuh prinsip palang merah diperbaharui kembali dan disahkan dalam konferensi nasional ke-25 jenawa swiss.

 

About Me

 
PAMERE. Diberdayakan oleh Blogger.